MAGELANG - Membahas banyak hal bersama banyak pihak berkaitan dengan Pilkada serentak tahun 2018 mendatang, KPU Kabupaten Magelang menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Grand Artos Hotel and Convention Magelang, Rabu (20/12/2017). Kegiatan ini juga untuk memastikan seluruh jajaran KPU dan stakeholder dalam menghadapi pilkada mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Magelang Afifuddin mengatakan kegiatan FGD kali ini lebih fokus pembahasannya, diantaranya berkaitan dengan fasilitasi pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan desa untuk penyelenggaraan pilkada. Termasuk fasilitasi sekretariat maupun personil sekretariat.

“Juga untuk kerjasama sinergi guna menjamin terwujudnya hak pilih masyarakat, termasuk tentang masih berapakah masyarakat yang belum melakukan rekam E-KTP. Hal itu perlu dipastikan agar pada saat pemungutan suara tidak ada masalah lagi dengan orang yang tidak dapat memilih hanya karena belum melakukan rekam E-KTP,” jelasnya.

Yang lainnya adalah berkaitan dengan proses pencalonan, hal ini fasilitasi dari Dinas Kesehatan, pengamanan, Kepolisian maupun pihak terkait lainnya, seperti fasilitasi bagi calon maupun dalam pelaksanaan. Juga fasilitasi tentang surat keterangan sehat dari dokter pemerintah untuk Badan Penyelenggara, khususnya KPPS yang jumlahnya lebih dari 18 ribu orang.

“Semua dibicarakan di forum ini, untuk kemudian ditindak-lanjuti antara KPU dengan Dinas Kesehatan. Juga berkaitan dengan Panwas, khususnya berkaitan dengan indeks kerawanan,” tambahnya.

Dari kegiatan ini diharapkan ada suatu rekomendasi dari inventarisasi permasalahan yang diperoleh dari diskusi ini agar dapat ditindaklanjuti, baik oleh KPU sendiri maupun KPU bersama instansi terkait. Bentuk tindak lanjut tersebut bisa koordinasi secara langsung dan bisa lewat surat untuk menindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang muncul dalam diskusi. (Tha)